
JAKARTA UTARA || xfakta.com, Ketua Umum Paguyuban Warga Papanggo (PAWARPA) Trissen Widjaja terus mendorong penguatan kebersamaan dan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan di wilayah Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Semangat tersebut mengemuka dalam kegiatan PAWARPA (Paguyuban Warga Papanggo) dan Pemantauan Wilayah Rapat Paripurna RW 12 yang berlangsung di TSA RW 12, Kelurahan Papanggo, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Lurah Papanggo Erwin Djati Kusuma bersama jajaran kelurahan, pengurus RW 12, RT, LMK, FKDM, serta warga setempat.
Dalam kegiatan itu, sinergi antara PAWARPA dan pemerintah kelurahan menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan.
Lurah Papanggo Erwin Djati Kusuma juga menyosialisasikan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumbernya.
Erwin menekankan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya, terutama dari lingkungan rumah tangga.
«“Kami berharap dengan adanya PAWARPA ini, warga Papanggo semakin peduli dan berperan aktif dalam pengelolaan sampah, dimulai dari sumbernya, dari rumah kita masing-masing. Perubahan besar dimulai dari langkah sederhana,” ujar Erwin Djati Kusuma.»
Ia mengajak warga membiasakan memilah sampah sesuai jenisnya serta mengolah sampah yang masih dapat dimanfaatkan.
“Pilah dari sumbernya. Olah dengan bijak. Jaga lingkungan bersama. Dengan kolaborasi seluruh warga, kita wujudkan Papanggo yang bersih, sehat, tertib, nyaman, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PAWARPA Trissen Widjaja menempatkan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kebersamaan warga Papanggo.
Keberadaan PAWARPA diharapkan menjadi wadah yang mampu mempererat hubungan antarwarga sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan di wilayah Papanggo.
Kegiatan PAWARPA RW 12 ini sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergitas antara pemerintah kelurahan, pengurus wilayah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, tertib, serta nyaman.
Dengan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, semangat menjaga lingkungan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan bersama yang dimulai dari lingkungan rumah masing-masing.
Tidak ada komentar