
LAHAT | Xfakta.com – Pemerintah Kabupaten Lahat menunjukkan komitmen mencetak SDM unggul di sektor perkebunan.
Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih melepas 35 siswa-siswi penerima Program Beasiswa Sawit Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP).
Selanjutnya, prosesi pelepasan berlangsung di Aula Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat, Kamis (17/9/2026).
Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Lahat, serta orang tua penerima beasiswa.
Kemudian, Widia Ningsih mengapresiasi antusiasme peserta seleksi. Tercatat 105 siswa-siswi mengikuti seleksi, sementara kuota Kabupaten Lahat sebanyak 35 orang.
Menurut Widia Ningsih, keberhasilan tersebut merepresentasikan kerja jemput bola Pemkab Lahat ke Kementerian Pertanian RI.
“Peserta yang mengikuti seleksi berjumlah 105 orang, sedangkan kuota untuk Kabupaten Lahat sebanyak 35 orang. Saya mengapresiasi keberhasilan anak-anak yang telah lolos seleksi dan resmi diterima dalam Program Beasiswa Sawit,” ujar Widia.
Lebih lanjut, Widia menegaskan bahwa kelulusan tersebut bukan akhir, melainkan awal perjuangan akademik.
“Ini merupakan awal dari sebuah perjuangan. Saya berpesan kepada anak-anak kami untuk senantiasa menjaga nama baik daerah, belajar dengan sungguh-sungguh, dan menyelesaikan studi tepat waktu. Ilmu yang diperoleh nantinya diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Lahat,” tegas Widia.
Sementara itu, Wabup Widia secara simbolis memasangkan Kartu Tanda Beasiswa Sawit BPDP kepada perwakilan siswa-siswi.
Adapun jadwal pemberangkatan menetapkan kedatangan di Kampus Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan dan seluruh kampus yang ditunjuk.
Khusus ITSI Medan, kedatangan Beasiswa BPDP Angkatan VIII Tahun 2026 terbagi dua gelombang. Gelombang pertama, Program D-IV Budidaya Perkebunan dan S-1 Proteksi Tanaman serta Sistem dan Teknologi Informasi, wajib hadir Sabtu, 19 September 2026.
Gelombang kedua, Program D-IV Teknologi Pengolahan Hasil dan S-1 Agribisnis serta Teknik Kimia, wajib hadir Minggu, 20 September 2026.
Dengan demikian, Program Beasiswa Sawit yang merupakan kolaborasi BPDP, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan RI, dan Pemkab Lahat dengan pembiayaan penuh tersebut diharapkan berkelanjutan dan kuotanya bertambah tahun mendatang.
Andhi Mulyansyah
Xfakta.com
Tidak ada komentar