
Xfakta.com || Lahat, Kondisi memprihatinkan SDN 12 Kota Agung akhirnya mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Lahat. Setelah viral di media sosial, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan turun langsung meninjau sekolah tersebut, Selasa (8/9/2026).
Hasil peninjauan mengungkap sejumlah persoalan serius. Sekolah hanya memiliki enam ruang kelas, sementara satu ruang bahkan digunakan sekaligus sebagai kantor kepala sekolah dan ruang guru. Gedung perpustakaan pun dilaporkan tidak layak pakai.
Yang paling memprihatinkan, sekolah belum memiliki fasilitas sanitasi yang memadai. Satu-satunya WC hasil swadaya sudah rusak dan tidak memiliki air, sehingga guru dan siswa masih harus membawa air dari rumah menggunakan jerigen dan ember.
Selain minim WC dan air bersih, SDN 12 Kota Agung juga belum memiliki UKS, laboratorium komputer, musala, sumur bor, pagar, hingga lapangan yang layak.
Kabid Pembinaan SD Disdikbud Lahat, Arlan Darqomi, memastikan persoalan tersebut akan menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama kebutuhan mendesak seperti WC dan air bersih.
Sekolah adalah tempat mencerdaskan generasi. Namun ketika air bersih dan WC saja masih menjadi persoalan, kondisi ini jelas membutuhkan perhatian serius.”
Reporter | Andhi Mulyansyah
Tidak ada komentar