Saipul Abu Gozala Ketua Dewan Kota Jakarta Utara, Motivasi Wartawan Jakarta Utara: Kritis Boleh, Tapi Tetap Berintegritas

Rohena
10 Sep 2026 12:57
3 menit membaca

JAKARTA UTARA || xfakta.com, Dewan Kota Jakarta Utara, Saipul Abu Gozala, memberikan motivasi kepada para pekerja media agar tetap berani menjalankan fungsi kontrol sosial, namun tidak meninggalkan profesionalitas dan etika jurnalistik.

Pesan tersebut disampaikan Saipul saat hadir sebagai moderator dalam acara Deklarasi Persatuan Wartawan Jakarta Utara (PWJU) yang mengusung tema “Membangun Utara dari Ruang Informasi” di Hotel Sunter, Jakarta Utara, Rabu (10/9/2026).

Di hadapan para wartawan dan sejumlah elemen pemerintahan serta masyarakat, Saipul menekankan bahwa profesi wartawan memiliki tanggung jawab besar karena setiap informasi yang dipublikasikan dapat membentuk persepsi dan opini masyarakat.

Menurutnya, pekerja media yang berada di lapangan memiliki posisi strategis dalam menyuarakan berbagai persoalan masyarakat sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

“Teman-teman media jangan pernah berhenti belajar. Tetap kritis dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi harus profesional, berimbang, dan memiliki integritas. Jangan takut menyampaikan fakta, tetapi pastikan setiap informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Saipul.

Wartawan Diminta Tidak Takut Mengkritik

Saipul juga mendorong insan pers agar tidak alergi terhadap kritik maupun tekanan ketika menjalankan tugas jurnalistik. Namun, keberanian tersebut harus disertai kemampuan untuk melakukan verifikasi dan menyajikan informasi secara proporsional.

“Wartawan harus berani. Tetapi keberanian seorang wartawan bukan berarti bebas memberitakan apa saja tanpa dasar. Justru keberanian itu harus dibarengi dengan data, fakta, konfirmasi, dan etika,” tegasnya.

Ia berharap wartawan Jakarta Utara mampu menghasilkan pemberitaan yang tidak hanya cepat, tetapi juga memberikan edukasi dan solusi kepada masyarakat.

Menurut Saipul, perkembangan media digital menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para pekerja media. Kecepatan informasi di media sosial harus diimbangi dengan ketelitian agar masyarakat tidak menjadi korban informasi yang keliru.

PWJU: Membangun Utara dari Ruang Informasi

Deklarasi PWJU sendiri dihadiri Kepala Suku Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Utara, Dr. Fauzi, Humas Polres Metro Jakarta Utara, Dewan Kota Jakarta Utara, Ketua Pokja PWI Wali Kota Jakarta Utara, serta jajaran pengurus dan anggota PWJU.

Dewan Pembina PWJU menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya deklarasi tersebut. Ia juga memaparkan sejumlah program kerja organisasi, termasuk rencana pembangunan masjid di beberapa lokasi.

Sementara itu, Ketua PWJU Habibah menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar PWJU yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan deklarasi.

Habibah menegaskan, PWJU tidak hanya ingin menjadi wadah bagi para pekerja media, tetapi juga berkomitmen membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah.

“Selain menjalankan fungsi kontrol sosial, PWJU juga aktif mengadakan kegiatan sosial bagi masyarakat Jakarta Utara. Deklarasi hari ini menjadi momentum untuk menjaga persatuan, mendukung pembangunan, serta terus mengawal keutuhan NKRI,” ujar Habibah.

Kasudin Kominfotik: Pers Punya Peran Strategis

Kepala Suku Dinas Kominfotik Jakarta Utara, Dr. Fauzi, turut mengapresiasi deklarasi PWJU. Ia menyampaikan pesan Wali Kota Jakarta Utara agar insan pers senantiasa mengedepankan Undang-Undang Pers dalam menjalankan tugas.

Dr. Fauzi menjelaskan bahwa Jakarta Utara memiliki enam kecamatan dan 31 kelurahan dengan dinamika masyarakat yang sangat tinggi.

Tingginya mobilitas penduduk, khususnya pada siang hari, membuat kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat dan akurat semakin besar.

“Peran pers sangat penting dalam membentuk opini publik yang berimbang kepada masyarakat. Di era digital tanpa batas ini, pola penyampaian informasi bergerak sangat cepat. Karena itu, saya berpesan kepada teman-teman jurnalis untuk selalu cermat dan hati-hati dalam menyajikan berita,” kata Dr. Fauzi.

Deklarasi PWJU akhirnya tidak hanya menjadi momentum pengukuhan keberadaan organisasi wartawan di Jakarta Utara, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komitmen insan pers dalam menjaga kualitas informasi.

Pesan Saipul Abu Gozala kepada para pekerja media pun menjadi salah satu catatan penting dalam kegiatan tersebut: wartawan harus tetap kritis, berani menyuarakan fakta, namun selalu menjunjung tinggi profesionalitas, integritas, dan tanggung jawab kepada masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *